Subsidi Harga Pangan Stunting Kembali Disalurkan

Card image cap

Pemerintah Kabupaten Brebes kembali menyalurkan subsidi harga pangan untuk keluarga dan anak berisiko stunting Tahap 2. Penyaluran untuk 120 anak terindikasi stunting tersebut diserahkan simbolis Pj Bupati Brebes yang diwakili Asisten Sekda bidang Ekonomi dan Pembangunan Anna Dwi Rahayuning Rizky ST MT di Pendopo Kecamatan Tanjung, Brebes, Senin (10/2/2025).

Anna menjelaskan, bahwa subsidi harga pangan kepada keluarga dengan anak berisiko stunting tahun 2025 berfokus pada kabupaten prioritas penanganan stunting.  Sasarannya adalah berdasarkan tiga indikator yaitu SKI 2023, e-PPBGM (kasus), dan kemiskinan ekstrim.

“Dari data By Name By Address (BNBA) sebanyak 120 anak yang diintervensi di Kecamatan Tanjung. Mereka berasal yaitu Desa Krakahan, Lemahabang, Sengon, Pangaradan, Sidakaton, Tanjung dan Tengguli,” tutur Anna.

Anna juga berterima kasih kepada Perum Bulog sebagai penyedia dan pendistribusi bantuan, serta seluruh tim yang telah bekerja keras sehingga penyaluran subsidi harga pangan bagi warga masyarakat di Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes dapat didistribusikan dengan baik.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes melalui Kabid Ketahanan Pangan Yayuk Pujirahayuningsih SP melaporkan, penyaluran tersebut bertujuan mendukung upaya penurunan angka Prevalence of Undernourishment (PoU) dan memperkuat penanganan desa stunting pada Tahun Anggaran 2025 yang akan dilaksanakan selama 12 bulan.

“Bantuan ini akan disalurkan mulai Januari hingga Desember 2025,” ucapnya.

Maksud dan tujuan kegiatan ini dilaksanakan sebagaimana bagian dari strategi nasional untuk menurunkan angka prevalensi kekurangan gizi di wilayah dengan tingkat stunting yang tinggi. Dengan memberikan bahan pangan sumber energi, diharapkan dapat meningkatkan kualitas gizi anak berisiko stunting. Dalam jangka panjang upaya ini diharapkan turut menurunkan angka PoU di Provinsi Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Brebes.  

Yayuk merinci, sasaran penerima manfaat sebanyak 120 anak dari wilayah Kecamatan Tanjung yang meliputi 7 desa yakni, Desa Krakahan sebanyak 17 penerima, Desa Lemahabang 12, Desa Sengon 26 penerima, Desa Pengaradan 19 penerima, Desa Sidakaton 6 penerima, Desa Tanjung 23 penerima, dan Desa Tengguli sebanyak 17 penerima.

“Sasarannya anak-anak berusia antara 11 hingga 59 bulan dengan status berat badan kurang (Underweight) berdasarkan data By Name By Address (BNBA),” terang Yayuk.

Paket subsidi harga pangan setiap penerima mendapatkan paket pangan bergizi seharga Rp20 ribu yang terdiri dari 2 kg telur ayam, 1 kg beras fortivit, 1 pcs produk olahan ayam, 1 pcs produk olahan ikan, dan 1 pcs produk olahan daging sapi.

“Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas gizi anak-anak di wilayah rawan stunting, sekaligus memberikan dampak positif terhadap pengurangan tingkat stunting di Kabupaten Brebes dan Jawa Tengah secara keseluruhan. Program ini juga menunjukkan komitmen Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan pembangunan kesehatan masyarakat,” pugkas Yayuk.

Tampak hadir Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Brebes Anna Dwi Rahayuning Rizky ST MT, Kabid Ketahanan Pangan DPKP Yayuk Pujirahayuningsih SP, Kepala DP3KB Brebes Ahmad Makmun, perwakilan Bulog Cabang Tegal, Camat Tanjung, DWP Kabupaten Brebes, TP PKK Kabupaten Brebes, Kepala Puskesmas Tanjung, Koordinator Penyuluh, serta tamu undangan lainnya.
Penulis: Suprapto
Editor: Wasdiun